Perintah Dari Pimpinan Tertinggi, Kapolres Torut Perintahkan Lakukan Himbauan Selama Ramadhan

PolresTorajaUtara.com – Selama Bulan April Mabes Polri sudah menerbitkan dua Telegram Rahasia (TR) untuk anggota kepolisian. Termasuk untuk disampaikan kepada seluruh masyarakat.

Telegram pertama pada 3 April 2020, tentang ketentuan untuk tidak melakukan kegiatan berpergian keluar daerah dan atau mudik Lebaran bagi personel Polri dan pegawai negeri di lingkungan Polri beserta keluarga dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.

Telegram kedua terbit pada Senin, 13 April 2020 tentang selama bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri agar tidak mengadakan buka puasa bersama dan kegiatan Ramadan lainnya yang tidak mengumpulkan banyak orang.

Kapoles Toraja Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudha Wirajati Kusuma melarang seluruh personel yang bertugas di polres untuk mudik Lebaran.

“Larang personel untuk mudik perintah dari pimpinan tertinggi polri, kami di bawah wajib mentaati,” katanya Selasa (14/4/2020)

Dijelaskan Kapolres, apabila ada personel yang melanggar, maka akan diganjar sanksi. Menurutnya, instruksi tersebut tentunya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Personel Polres Toraja Utara, harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kita memberikan imbauan ini dengan pertimbangan yang lebih penting yakni untuk mengurangi resiko tertular atau menularkan Covid-19,” tambahnya.

Perwira berpengkat dua melati itu lebih jauh menerangkan bahwa, masyarakat merupakan bagian penting dari proses pencegahan agar wabah ini tidak meluas. Hampir semua provinsi di Indonesia sudah terkena Covid-19. Makanya anggota Polri agar terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melanggar prinsip physical distancing (jaga jarak).

Masyarakat tidak boleh melakukan kegiatan yang bersifat mobilitas, menjaga jarak dan tidak berkumpul. “Kita patut bersyukur wilayah kabupaten Toraja Utara masih kondusif. Namun kehati-hatian dan kewaspadaan tidak boleh kendur harua terus ditingkatkan,” imbuhnya.

Dia juga meminta, jika ada warga yang mudik agar melaporkan diri ke Lembang masing-masing. Begitu juga saat kembali. “Ini yang paling penting. Kesadaran kita untuk masyarakat banyak,” jelas mantan Kasubdit Tipikor Polda Sulsel itu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *